
PROBOLINGGO – Sebuah peristiwa kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur menuju kawasan wisata Bromo, tepatnya di pintu masuk Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Sebuah mobil Toyota Hiace yang mengangkut enam wisatawan asal Singapura mengalami rem blong saat melintasi jalan menurun. Sopir pun mengambil keputusan dramatis dengan membanting setir ke arah tiang listrik demi menghindari kerumunan warga yang sedang menggelar hajatan di depan jalur pelarian.
Menurut kesaksian Yopi, pemandu wisata yang ikut mendampingi rombongan tersebut, awak kendaraan sempat kehilangan kendali penuh sekitar 300 meter sebelum lokasi kejadian. Sistem pengereman mendadak tidak berfungsi sama sekali. “Sopir panik karena di depan ada kerumunan orang hajatan, sehingga kendaraan diarahkan menabrak tiang listrik untuk menghentikan laju,” ujar Yopi menjelaskan.
Benturan keras ke tiang listrik itulah yang pada akhirnya menghentikan laju mobil, meskipun konsekuensinya cukup fatal.Akibat hantaman yang cukup dahsyat tersebut, tiga kendaraan lain yang melaju di belakangnya turut terseret dan tidak sempat melakukan manuver penghindaran. Terjadilah tabrakan beruntun yang melibatkan total empat unit kendaraan.
Enam turis asal Singapura yang menjadi korban diketahui bernama Salimah, Hafidzah, Tan Ai Ling, Ng Chew Lan, Nola, dan Cheang Wei Ting. Mereka bersama sejumlah korban lainnya langsung mendapatkan pertolongan dari warga setempat yang berhamburan ke lokasi setelah mendengar suara benturan sangat keras.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Iptu Aditya Wikrama Pramundito, mengonfirmasi bahwa seluruh korban luka sudah segera dievakuasi ke berbagai fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapat perawatan intensif. Tiga orang di antaranya dilarikan menuju RSUD Ar Rozy, Kota Probolinggo.
Sementara itu, keenam wisatawan asal Singapura yang mengalami luka-luka saat ini tengah menjalani perawatan di Puskesmas Sukapura.Hingga berita ini diturunkan, polisi masih terus melakukan penyelidikan lebih mendalam terkait penyebab utama kecelakaan tersebut. “Hasil penyelidikan sementara, Toyota Hiace tersebut diduga mengalami kegagalan fungsi pada sistem pengereman atau rem blong,” tegas Iptu Aditya.
Pihak kepolisian juga mengimbau para pengemudi kendaraan wisata yang melintasi kawasan Bromo untuk selalu memeriksa kondisi rem, terutama sebelum melewati medan menurun yang ekstrem.




